
Harga minyak menuju penurunan minggu ketiga akibat kekhawatiran akan kelebihan pasokan global. IEA kembali menaikkan proyeksi surplusnya dan bahkan memprediksi rekor kelebihan pasokan tahun depan, karena OPEC+ terus meningkatkan produksi sementara permintaan masih lesu. WTI pada bulan Desember diperdagangkan di kisaran USD 58,87 per barel, dan Brent pada bulan Januari berada di kisaran USD 63,01 per barel.
Namun, tekanan penurunan ini sedikit terimbangi oleh risiko sanksi AS terhadap raksasa energi Rusia seperti Rosneft dan Lukoil. Bisnis perdagangan Lukoil telah mulai mengurangi staf, dan terdapat laporan bahwa Carlyle Group sedang mengincar aset-asetnya di luar negeri. Meskipun faktor-faktor geopolitik ini dapat mengganggu pasokan di masa mendatang, sentimen pasar saat ini tetap sama: surplus yang besar dan permintaan yang lemah mendorong penurunan harga minyak.
Harga minyak Brent berada di angka $62,87 pada saat penulisan.
Pernyataan: Artikel ini bersifat analitis dan bukan merupakan referensi definitif. Pertimbangkan perkembangan fundamental dan teknis dalam perdagangan sebelum mengambil keputusan investasi.
Sumber: Newsmaker.id
Perak bergerak di sekitar $77.430, geraknya cenderung menunggu pemicu dari dolar AS & hasil. Kalau dolar menguat, perak biasanya ketahan; kalau dolar melemah, perak lebih mudah lagi naik.Fundament...
Harga emas melemah pada perdagangan terbaru, tertekan oleh penguatan dolar AS dan kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS, seiring investor mencerna data ekonomi terbaru dari Amerika Serikat. Sent...
Perak (XAG/USD) hari ini terkonsolidasi di sekitar $78,05/oz (real-time), setelah volatilitas tinggi dalam beberapa sesi terakhir. Area ini menunjukkan pasar "menahan napas" karena pelaku pasar menung...
Harga emas turun pada perdagangan terbaru seiring investor memilih ambil untung setelah reli sebelumnya, sambil menunggu kepastian dari data ekonomi Amerika Serikat. Fokus pasar kini tertuju pada ril...
Harga Brent Oil relatif turun karena pasar mulai memperhitungkan kemungkinan akhirnya konflik Rusia‘Ukraina. Jika perang mereda, ekspor minyak Rusia yang selama ini dibatasi sanksi bisa kembali masu...
Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, dan dolar yang mulai melemah. Pemicu utamanya...
Oil prices fell about 1% on Monday as concerns about conflict in the Middle East eased slightly. The market calmed after the US and Iran agreed to resume talks on Tehran's nuclear program, reducing fears of imminent supply disruptions. Brent fell...
Saham Hong Kong langsung tancap gas pada Senin pagi. Indeks Hang Seng naik 488 poin atau sekitar 1,8% ke level 27.051, memantul setelah sempat melemah di sesi sebelumnya. Sentimen ikut ketarik dari Wall Street. Reli pada Jumat bikin Dow Jones...